Rabu, 11 Februari 2015

Selamat Tinggal?

Akhir-akhir ini aku merhatiin bahwa banyak frase dalam bahasa Indonesia yang aku gak ngerti. tapi yang paling aneh itu sebuah frase " selamat tinggal". padahal kalau di pikir ya, apa sih yang selamat dari "salamat tinggal"?

menurut pengalaman aku sih, setiap ada orang yang ngucapin "selamat tinggal" itu rasanya kayak ada orang yang ngasih sesuatu terus diambil lagi. gimana gitu kan? emang sih beberapa "selamat tinggal" itu bagus, kayak "selamat tinggal" pada kebodohohan, "selamat tinggal" pada sifat boros dan lain lan. tapi kalo yang kaya gitu kan si objeknya gak ngucapin selamat tinggal ya?

tapi serius, manusia manapun, mencakup teman, musuh, apalagi pacar (aw!) itu kalau ngucapin "selamat tinggal" pasti bikin kita ngerasa gak enak, walaupun bukan "selamat tinggal" untuk selamanya. uniknya, manusia itu juga gak suka kalau ditinggal pergi tanpa di ucapin "selamat tinggal".

kembali ke topik, ada gak sih, orang yang seneng kalau habis ditinggal, terus sama orang lain dikatain "selamat, kamu udah ditinggal sama dia!". menurut aku sih gak ada ya. makanya sampai sekarang aku bingung, Apa sih yang selamat, dari selamat tinggal?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar